RESUME Unusa Terima Mahasiswa Berbeasiswa Keagamaan dari PWNU Jatim

 


Surabaya – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Surabaya (PWNU) Jawa Timur bersama Lembaga Perguruan Tinggi (LPTNU) Jatim kembali mengumumkan para penerima Beasiswa Prestasi Keagamaan PWNU Jatim. Beasiswa tersebut diperuntukkan untuk jenjang Strata 1 (S1) dan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima sebanyak 15 siswa dengan berbagai pilihan program studi yang berbeda pada lima fakultas yang dimiliki. Program studi yang dituju merupakan pilihan minat masing-masing siswa pada saat pendaftaran beasiswa. Nantinya, mereka yang lolos akan diberi arahan untuk segera melakukan daftar ulang.

Sosialisasi tindak lanjut bagi penerima Beasiswa Prestasi Keagamaan Klaster PWNU Jatim dilaksanakan di Auditorium Tower Unusa pada Selasa (4/7) siang. Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 penerima beasiswa dengan menghadirkan para rektor dari 8 PTNU yang berada di Jawa Timur.

Ketua Panitia Pelaksana Beasiswa Prestasi Keagamaan PWNU Jatim, Dr. Abdulloh Hamid mengungkapkan, para peserta dinyatakan sebagai penerima Beasiswa Prestasi Keagamaan PWNU setelah mengikuti beberapa tes seleksi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yakni seleksi baca kitab kuning serta membaca dan menghafal Alquran.

“Program beasiswa ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang luas kepada para santri dan kader NU agar dapat mengenyam pendidikan yang layak dan baik, sekaligus membentuk generasi yang memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi dan mengharumkan nama PWNU,” ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, berharap program beasiswa ini dapat mempersiapkan Sumber Daya Manusia terbaik pada abad kedua NU.

“Hal terpenting saat ini menjadi seseorang yang cerdas namun beretika, harapannya pada peserta penerima beasiswa dapat menjaga integritas bangsa Indonesia sekaligus menjaga kepercayaan umat Nahdlatul Ulama agar nantinya melahirkan generasi yang santun namun berdaya saing tinggi,” ucapnya.

Disebutkan, program beasiswa ini menjadi upaya PWNU bagi para peserta yang lolos untuk memiliki otoritas keahlian yang baik, sehingga kemudian dapat diproyeksikan menjadi penerus dengan jiwa kepemimpinan, jujur, amanah, adil, dan sikap sosial yang tinggi.

Ketua LPTNU, Prof Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, mendukung sepenuhnya dengan program beasiswa yang digagas oleh PWNU ini, bukan hanya untuk mempersiapkan kader NU yang kompeten, tetapi sekaligus meningkatkan generasi penerus bangsa yang memiliki komitmen moral setinggi-tingginya untuk integritas bangsa dan negara.

“Negeri ini tidak hanya memerlukan generasi penerus dengan keahlian dan profesionalisme tetapi juga butuh aktivitas pemuda dan mahasiswa berjiwa nasionalisme tinggi terhadap integritas bangsa,” tuturnya. (Humas Unusa)

Kesimpulan Referensi Surabaya-. Program beasiswa adalah bentuk bantuan pendidikan berupa pembiayaan penuh atau sebagian yang diberikan kepada pelajar atau mahasiswa untuk mendukung proses pendidikan mereka. Beasiswa dapat diberikan berdasarkan prestasi akademik, kondisi ekonomi, kemampuan khusus, atau latar belakang tertentu (seperti keagamaan atau wilayah asal).
Salah satunya program Beasiswa PWNU ini yang merupakan program bantuan biaya pendidikan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), khususnya yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur  bersama LPTNU Jatim, dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). 
Universitas Nahdatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima sebanyak 15 siswa dengan berbagai pilihan program studi yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi pilihan masing-masing .
Program ini bertujuan membuka akses pendidikan bagi santri dan kader NU, sekaligus mencetak generasi yang berprestasi, memiliki tanggung jawab sosial tinggi, integritas, serta nilai keislaman dan moral yang kuat .
Ketua PWNU Jatim, K.H. Marzuki Mustamar, berharap para penerima beasiswa menjadi kader yang “cerdas namun beretika”, menjaga integritas bangsa dan kepercayaan Nahdlatul Ulama, serta memiliki daya saing tinggi .
 
Begitupun juga Ketua LPTNU Jatim, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, menyatakan dukungannya terhadap program ini, karena tidak hanya bertujuan mencetak kader NU yang kompeten, tetapi juga memperkuat integritas moral generasi penerus bangsa .

“Negeri ini tidak hanya memerlukan generasi penerus dengan keahlian dan profesionalisme tetapi juga butuh aktivitas pemuda dan mahasiswa berjiwa nasionalisme tinggi terhadap integritas bangsa,” tuturnya. (Humas Unusa)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME MATERI PKKMB DAY 1

RESUME MATERI PKKMB DAY 2